Perkara Verstek di Pengadilan Agama/ Mahkamah Syar'iyah

Pasal 125 ayat (1) HIR/Pasal 149 RBg menentukan bahwa gugatan dapat dikabulkan dengan verstek jika: a Tergugat atau para tergugat tidak datang pada hari sidang pertama yang telah ditentukan b Tergugat atau para tergugat tersebut tidak mengirim wakil/kuasanya yang sah untuk menghadap c Tergugat atau para tergugat telah dipanggil dengan patut d Gugatan beralasan dan berdasarkan hukum Dalam hal tergugat tidak hadir pada panggilan sidang pertama dantidak mengirim kuasanya, tetapi ia mengajukan jawaban tertulis berupa tangkisan tentang Pengadilan Agama/Mahkamah Syar'iyah tidak berwenang mengadili, maka perkara diputus berdasarkan Pasal 125 HIR/Pasal 149 RBg Dalam hal perkara perceraian yang tergugatnya tidak diketahui tempat tinggalnya di Indonesia (Ghoib) harus mencantumkan alamat yang terakhir dengan menambah kata-kata: "sekarang tidak diketahui alamatnya di Republik Indonesia" Teknis pemanggilan untuk perkara Ghoib dilaksanakan dengan cara : a Menempelkan gugatan pada papan pengumuman di Pengadilan dan mengumumkannya melali satu atau beberapa surat kabar atau mass media lainyang ditetapkan oleh Pengadilan b Pengumuman melalui satu atau beberapa surat kabar atau mass media lainyang ditetapkan oleh Pengadilan, dilakukan sebanyak 2(dua) kali dengan tenggat waktu 1 (satu) bulan antara pengumuman pertama dan kedua c Tenggat waktu antara panggilan terakhir dengan persidangan ditetapkan sekurang-kurangnya 3 (tiga) bulan (Pasal 27 Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975) d Baik panggilan pertama maupun panggilan kedua tetap menunjuk haridan tanggal persidangan yang sama e Ketua Pengadilan secara periodik menetapkan mass media lain yang ditetapkan oleh Pengadilan Jika pada hari sidang yang telah ditetapkan penggugat hadir dan memerlukan pemeriksaan lebih lanjut, maka persidangan ditunda dan tergugat dipanggil lagi sesuaiketentuan Pasal 390 HIR/718 RBg
Dilarang Copy Paste Tanpa Mencantumkan Sumber Blog ini

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Perkara Verstek di Pengadilan Agama/ Mahkamah Syar'iyah"

Posting Komentar